|
|
Fasilitasi Informasi dan Komunikasi Kehutanan Multi Pihak di Jawa
Belajar dari pengalaman di dalam mendorong sistem pengelolaan hutan yang
berkeadilan dan berkelanjutan pada tiga tahun terakhir telah memberikan beberapa
pelajaran penting, antara lain menguatnya semangat dan upaya para pihak dalam
mewujudkan pengelolaan hutan secara bersama, teridentifikasinya aktor-aktor dan
site-site yang potensil menjadi sumber pembelajaran para pihak, terbangunnya
jaringan/forum penggiat bidang kehutanan, mulai menguatnya wacana dan upaya
menempatkan masyarakat sebagai salah satu stakeholder utama dalam pengelolaan
sumberdaya hutan.
Sayangnya informasi pelajaran-pelajaran berharga, media yang dihasilkan oleh
mitra dan data yang lain yang penting belum terkomunikasikan secara maksimal
kepada para pihak yang membutuhkan, termasuk Departemen Kehutanan. Kendala itu
muncul karena belum tersusunnya strategi komunikasi dan informasi yang
memanfaatkan, secara optimal, usaha-usaha komunikasi mitra di tingkat regional.
Informasi berupa penerapan hukum-hukum lokal didalam pengelolaan sumberdaya
hutan, gambaran kesuksesan inisiatif mitra-mitra MFP ataupun analisa
multistakeholders di tingkat regional, dapat menjadi bahan pertimbangan untuk
parapihak (khususnya pengambil kebijakan ditingkat lokal, regional dan nasional).
19/03/2008
LSM Damar bekerja sama dengan Javlec mencoba memanfaatkan peluang dari Peraturan
Pemerintah nomor 6 tahun 2007 untuk menjawab persoalan kemiskinan masyarakat
sekitar hutan dan perusakan hutan. Salah satu langkah yang ditempuh LSM Damar
yaitu dengan menyelenggarakan studi hutan desa di Desa Hargomulyo, Kokap, Kulon
Progo. Desa Hargomulyo dijadikan lokasi studi dengan pertimbangan bahwa potensi
sumberdaya hutan di desa ini sangat besar dan relasi antara masyarakat dengan
hutan telah berlangsung cukup kuat dan cukup lama.
17/03/2008
Gunung Kidul, Kompas - Upaya sertifikasi hutan rakyat masih terkendala desakan
kebutuhan ekonomi masyarakat. Meskipun sudah membuat perangkat hukum berupa
peraturan desa untuk mengatur sertifikasi, pemerintah desa belum berani
melakukan sosialisasi.
01/03/2008
PKHR (Pusat Kajian Hutan Rakyat) bekerja sama dengan Javlec mengadakan seminar “Pengkajian
Hutan Desa” bertempat di Wisma Kagama pada hari Kamis 28 Februari 2008 lalu.
29/02/2008
Petani hutan se-Jawa telah mengadakan konsolidasi untuk memperkuat cita-cita
bersama dalam membangun hutan Jawa yang dapat memberi kamakmuran bagi petani
hutan se-Jawa.
14/02/2008
Rembug komunitas dan rapat anggota Javlec dari 28 hingga 30 Januari 2008 di Solo
menetapkan Agus Affianto sebagai direktur eksekutif Javlec periode 2008 - 2011.
17/03/2008
Gunung Kidul, Kompas - Upaya sertifikasi hutan rakyat masih terkendala desakan
kebutuhan ekonomi masyarakat. Meskipun sudah membuat perangkat hukum berupa
peraturan desa untuk mengatur sertifikasi, pemerintah desa belum berani
melakukan sosialisasi.
17/03/2008
Gunung Kidul, Kompas - Upaya sertifikasi hutan rakyat masih terkendala desakan
kebutuhan ekonomi masyarakat. Meskipun sudah membuat perangkat hukum berupa
peraturan desa untuk mengatur sertifikasi, pemerintah desa belum berani
melakukan sosialisasi.
|
|